DIVERSIFIKASI KONSUMSI PANGAN POKOK BERBASIS POTENSI LOKAL SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN BANYUMAS
DOI:
https://doi.org/10.38076/ideijeb.v6i1.366Keywords:
Ketahanan pangan, diversifikasi pangan pokok, konsumsi, luas panen, produktivitasAbstract
Penelitian ini menganalisis kondisi dan perilaku diversifikasi pangan pokok, menganalisis pengaruh luas panen dan produktivitas tanaman pangan pokok berbasis potensi lokal terhadap ketahanan pangan, serta upaya yang seharusnya dilakukan pemerintah dan masyarakat setempat untuk menyukseskan program diversifikasi konsumsi pangan pokok di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan data panel 2020-2023 dari 27 kecamatan di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan variabel ketahanan pangan sebagai variabel dependen dan variabel luas panen, produktivitas beras, produktivitas jagung, produktivitas ubi kayu dan produktivitas ubi jalar sebagai variabel independen. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel luas panen, produktivitas beras, dan produktivitas ubi jalar berpengaruh positif dan signifikan pada ketahanan pangan di Kabupaten Banyumas. Variabel produktivitas jagung dan produktivitas ubi kayu tidak berpengaruh signifikan pada ketahanan pangan di Kabupaten Banyumas. Variabel luas panen, produktivitas beras, produktivitas jagung, produktivitas ubi kayu, dan produktivitas ubi jalar berdasarkan hasil dari uji kelayakan merupakan penjelas yang signifikan pada ketahanan pangan. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya meningkatkan luas panen dan mencegah konversi lahan pertanian untuk mendukung ketahanan pangan di Banyumas.
This study analyzed the conditions and behavior of staple food diversification, examined the influence of harvested area and the productivity of staple food crops based on local potential on food security, and explored the efforts that should have been undertaken by the government and local communities to successfully implement the staple food consumption diversification program in Banyumas Regency. This study employed a quantitative method and used panel data from 2020 to 2023 collected from 27 districts in Banyumas Regency. The dependent variable in this study was food security, while the independent variables included harvested area, rice productivity, corn productivity, cassava productivity, and sweet potato productivity. The results of this study showed that, partially, the variables of harvested area, rice productivity, and sweet potato productivity had a positive and significant effect on food security in Banyumas Regency. However, the productivity of corn and cassava did not significantly affect food security in the region. The feasibility test results indicated that the variables of harvested area, rice, corn, cassava, and sweet potato productivity were significant predictors of food security. The implications of this study emphasized the importance of increasing the harvested area and preventing agricultural land conversion to support food security in Banyumas Regency.
References
Andaresta, D. P., Retnowati, D., Fatmawati, A., & Purnomo, S. D. (2024). Analisis faktor yang memengaruhi ketahanan pangan di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Universitas Abdurachman Saleh Situbondo, 3(1), 433–443.
Ardiningrum, L. R., Junaidi, J., & Umiyati, E. (2021). Pengaruh indeks ketahanan pangan, pengeluaran pemerintah di bidang pendidikan dan kesehatan terhadap indeks pembangunan manusia pada 10 provinsi di Pulau Sumatera. E-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan, 10(2), 59–68. https://doi.org/ 10.22437/jels.v10i2. 13402
Badan Pangan Nasional. (2022). Indeks ketahanan pangan 2022. Jakarta: Badan Pangan Nasional.
Badan Pusat Statistik (2024). Volume impor beras Indonesia tahun 2019-2023. https://www.bps.go.id/ id/statistics-table/1/MTA0MyMx/impor-beras-menurut-negara-asal-utama-2017-2023.html
Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyumas (2023). Kabupaten Banyumas dalam angka 2023. https://banyu¬mas¬kab.bps.go.id/id/publication/2023/02/28/3596aa444255c7c07b8041e0/kabupaten-banyumas-dalam-angka-2023.html
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banyumas. (2023). Data dan informasi Kabupaten Banyumas 2023. Purwokerto: Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banyumas.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banyumas. (2024). Neraca bahan makanan Kabupaten Banyumas 2024. Purwokerto: Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banyumas.
Fauzin F. (2021). Pengaturan impor pangan negara Indonesia yang berbasis pada kedaulatan pangan. Jurnal Pamator, 14(1), 1–9. doi:10.21107/pamator.v14i1.10 497
Hutagaol, M. P., & Sinaga, R. (2022). Pengaruh pendapatan dan harga pangan terhadap diversifikasi pangan di Pulau Jawa. Scientific Journal of Reflection: Economic, Accounting, Management and Business, 5(3), 702–715. https://doi.org/10.37481/ sjr.v5i3.524
Keynes, J. M. (1936). The general theory of employment, interest, and money. United Kingdom: Palgrave Macmillan.
Mamoriska S., & Cahyaningsih, E. (2024). Pengelolaan beras sebagai cadangan pangan dari perspektif Word Trade Organization (WTO). Jurnal Pangan, 33(1), 57–80. https://doi.org/10.33964/jp.v33i1.838
Marina, I., Sukmawati, D., Juliana, E., & Safa, Z. N. (2024). Dinamika pasar komoditas pangan strategis: Analisis fluktuasi harga dan produksi. Paspalum: Jurnal Ilmiah Pertanian, 12(1), 160–168. https://doi.org/ 10.35138/paspalum.v12i1.700
Mulyaningsih, A., & Astuti, A. (2022). Strategi pemberdayaan petani dalam mendukung diversifikasi pangan lokal di Kabupaten Pandeglang. Jurnal Agribisnis Terpadu, 15(1), 26–42.
Noviwiyanah, D., & Yudhistira, M. H. (2024). Pengaruh luas lahan sawah terhadap produksi dan konsumsi pangan di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 8(3), 874–884. https://doi.org/10.21776/ ub.jepa.2024.008.03.4
Pujiati, S., Pertiwi, A., Silfia, C. C., Ibrahim, D. M., & Hafida, S. H. N. (2020). Analisis ketersediaan, keterjangkauan dan pemanfaatan pangan dalam mendukung tercapainya ketahanan pangan masyarakat di Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 16(2), 123–134. doi:10.20956/jsep.v16i2.10493
Rhofita, E. I. R. (2022). Optimalisasi sumber daya pertanian Indonesia untuk mendukung program ketahanan pangan dan energi nasional. Jurnal Ketahanan Nasional, 28(1): 82-100. https://doi.org/10.22146/jkn.71642
Saputro, W. A., Firdauzi, I., Harahap, F. A., Wulandari, E. R., & Sukowati, A. (2023). Risiko dan faktor-faktor yang memengaruhi produksi usahatani jagung di Kabupaten Banyumas. Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 7(2), 40–46. https:// doi.org/10.32585/ags.v7i2(is).4346
Sihotang, H. (2023). Metode penelitian kuantitatif. Jakarta: UKI Press.
Syafani, S. T., Effendi, I., Lestari, P. D., &Azzahra, M. A. (2024). Hubungan perilaku usaha tani petani ubi kayu terhadap produktivitas ubi kayu di Kabupaten Lampung Tengah. Suluh Pembangunan: Journal of Extension and Development, 06(02): 160-170.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 David Sutendi, Diah Setyorini Gunawan, Muhammad Rifqi, Dwita Aprillia Floresti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
